RSS

Teknik Sederhana Proteksi File nan Efisien

05 Feb

Suatu saat Anda mungkin memiliki beberapa file penting yang menurut Anda sangat rahasia. Kita asumsikan saja bahwa file tersebut adalah file berjenis dokumen yang diketik menggunakan aplikasi Microsoft Offices. Mungkin seperti yang telah kita ketahui bersama aplikasi-aplikasi yang terdapat pada bundle Microsoft Office telah disertakan fitur password yang memungkinkan kita untuk memproteksi file dokumen tersebut dari tangan-tangan jahil yang tidak bertanggungjawab. Namun bagaimana jadinya bila aplikasi editor untuk jenis file tersebut tidak memiliki fitur proteksi dan Anda sama sekali tidak memiliki aplikasi untuk memproteksi data? Dilain pihak, seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi, muncul pula aplikasi-aplikasi lain yang dapat digunakan untuk membobol file-file dokumen atau file-file terproteksi tanpa harus mengetahui passwordnya sama sekali.

Berdasarkan pada asumsi di atas, tidak ada software yang benar-benar sempurna mampu untuk melakukan proteksi terhadap file-file Anda, walau mungkin pihak pengembang software tersebut telah mengatakan menggunakan teknik enkripsi dengan algoritma yang tinggi dan sulit dilacak.

Sebenarnya dengan beberapa langkah teknik sederhana kita dapat memproteksi file dengan baik, bahkan dapat dikatakan sangat ampuh. Beberapa teman saya yang tergolong cukup pandai di bidang IT pun telah banyak yang gagal membobol suatu file yang pada kenyataannya hanya diproteksi dengan teknik yang sederhana itu.

Berikut penjelasan langkah-langkah teknik sederhana proteksi untuk file-file Anda.

 

1. Proteksi Nama File

Kita asumsikan saja bahwa kita akan memproteksi file dokumen dengan nama “dokumen penting.doc”, bagi orang yang terbiasa menggunakan komputer (tidak mungkin kan kalau orang yang awam komputer membobol proteksi pada suatu file) biasanya akan berasumsi bahwa file tersebut memiliki nama “dokumen penting” dengan ekstensi “doc”, dengan demikian orang tersebut akan berasumsi pula bahwa file berekstensi “doc” dapat dibuka dengan menggunakan program pengolah kata seperti Ms. Word, Wordpad, atau pun program pengolah kata pada keluarga linux, dan lain sebagainya.

Sekarang bagaimana asumsi Anda bila file tersebut direname (ganti nama) nama filenya menjadi “dokumen penting.jpg”. Tentu Anda akan mengira bahwa file tersebut adalah file gambar yang dapat dibuka menggunakan aplikasi seperti Microsoft Paint Brush bukan? Dan pastinya Anda akan mencoba membuka file tersebut dengan menggunakan aplikasi Penampil gambar seperti Microsoft Paint Brush bukan? Begitu pula dengan sistem operasi yang kita gunakan akan memiliki asumsi seperti itu pula, karena sistem operasi juga telah mendaftarkan ekstensi tersebut ke registri agar dapat dibuka menggunakan aplikasi penampil gambar (baik yang built-in pada sistem operasi maupun yang add-on).

Disinilah letak keunggulan teknik pertama kita, teknik ini lebih cenderung hanya “mempermainkan psikologi” seseorang dan sistem operasi saja. Bagi orang yang tidak memiliki kepentingan untuk file tersebut akan butuh waktu yang panjang untuk dapat membobol proteksi ini, bahkan kemungkinan akan terbongkarnya file ini sudah sangat minim sekali. Dan sistem operasi pun akan menganggap file tersebut telah rusak, karena struktur filenya dianggap tidak sesuai dengan standar file jpg.

 

2. Proteksi Ganda

Bila Anda merasa kurang yakin dengan teknik proteksi di atas, Anda dapat menggunakan salah satu teknik tambahan seperti berikut:

  • Proteksi Dengan Aplikasi Enkripsi. Dengan aplikasi pengenkripsi data, file-file Anda akan cukup aman untuk disimpan dimana pun. Banyak aplikasi-aplikasi yang dapat kita gunakan, mulai dari yang gratis hingga yang berbayar. Namun konsekuensi yang harus Anda terima adalah, Anda akan selalu membutuhkan aplikasi tersebut untuk membongkar kembali file tersebut. Untuk mendownload aplikasi-aplikasi ini Anda dapat mencarinya terlebih dahulu melalui search engine google, yahoo, atau yang lainnya. Dan saya kurang menganjurkan Anda menggunakan aplikasi jenis ini, selain sangat tidak efisien namun juga kurang efektif. Karena biasanya akan selalu ada aplikasi lain yang dapat digunakan untuk membobol proteksi ini.
  • Proteksi dengan Aplikasi Zip. Bila Anda merasa malas mendownload atau merasa keberatan bila harus selalu menyimpan dan membawa aplikasi pengenkripsi tersebut kemana-mana, Anda dapat menggunakan aplikasi yang dapat digunakan untuk mengompres kapasitas data suatu file. Mungkin benak Anda akan bertanya-tanya, mengapa harus menggunakan aplikasi jenis ini? Alasan pertama, file yang dikompresi secara tidak langsung akan mengalami perubahan drastis pada struktur file dan secara tidak langsung pula telah mengalami sedikit teknik enkripsi. Alasan kedua adalah file yang telah dikompresi akan memiliki kapasitas file yang lebih kecil, sehingga akan lebih memperluas sisa ruang media penyimpanan Anda. Alasan ketiganya adalah program kompresi biasanya akan selalu memiliki fitur password untuk mengenkripsi dokumen tersebut agar lebih aman. So, cara ini lebih efektif dan efisien dibandingkan memproteksinya dengan aplikasi enkripsi.

 

Karena saya merasa memproteksi file dengan aplikasi pengkompres lebih efektif dan efisien, maka saya hanya akan membahas teknik-tekni Proteksi dengan Aplikasi Zip saja. Dan dengan asumsi menggunakan aplikasi pengkompresi yang sudah disediakan oleh sistem operasi Windows XP.

  • Klik kanan pada file yang sebelumnya telah kita rename (kita asumsikan saja bahwa nama file tersebut adalah “dokumen penting.jpg”), dan pada menu pop-up yang muncul pilih menu Send To » Compressed (zipped) Folder. Setelah proses kompresi selesai akan terdapat sebuah file baru dengan nama “dokumen penting.zip”.
  • Klik kanan pada file “dokumen penting.zip” dan pada menu pop-up yang muncul pilih menu Explore. Setelah itu akan ditampilkan isi file dari zip tersebut.
  • Setelah file zip tersebut telah ter-explore, klik kanan di tempat kosong pada jendela tersebut dan pilih menu Add a Password pada menu pop-up yang tampil.
  • Maka akan tampil kotak dialog yang dapat Anda gunakan untuk mengisi password Anda.
  • Sampai pada langkah ini data Anda sudah cukup aman untuk disimpan, namun Anda dapat lebih memperketat proteksi dengan satu teknik “permainan psikologi” kembali. Tekan tombol back pada jendela Windows Explorer, dan cari file yang bernama “dokumen penting.zip”, dan lakukan rename pada file tersebut dan ganti kembali menjadi “dokumen penting.doc”.

 

Selesai… Kini tidak akan ada yang pernah menyangka bahwa file “dokumen penting.doc” tersebut adalah file terkompres dengan menggunakan teknologi zip. Kini sepenuhnya file tersebut telah aman. Teknik “permainan psikologi” ini tidak terbatas hanya pada file dokumen saja, setiap jenis file dapat diproteksi dengan menggunakan teknik ini. Dengan begitu Anda pula dapat merasa dengan tenang membawa file tersebut kemana pun Anda mau tanpa harus direpotkan menginstallasi program pembukanya di komputer lain.

 

Sekian posting kali ini, semoga salah satu cara ini dapat bermanfaat buat teman-teman yang membutuhkannya..

Salam Blogger🙂

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada 5 Februari 2009 in Tips & Trik, Uncategorized

 

Tag: , , , , , , , , , , ,

3 responses to “Teknik Sederhana Proteksi File nan Efisien

  1. wildan

    3 September 2009 at 11:03 pm

    widih, tutornya maknyos…

     
  2. asyamid

    9 November 2009 at 3:15 am

    Namun hati-hati.. meski saya belum pernah mengalami, tp file yang terkompresi jika terjadi kerusakan akan sulit untuk melakukan recovery atau repairing, karena telah terkompresi..

    Selama ini saya sudah terbiasa dengan teknik yg pertama yaitu teknik Renaming Extention. Biasanya buat file” doc saya rename atau lgsg saya zip utk menghindari gigitan virus ketika berada di flashdisk..
    Exe jg sebaiknya di zip, karena virus” ada yg hobi nggigit file..

    btw, nice info!

     
  3. Fadhly Permata

    15 November 2009 at 5:25 am

    @asyamid: thx bt sarannya🙂

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: